Contoh Analisis SWOT

Analisis SWOT Pada Tayangan TRANS7 

A.     Pendahuluan

Pada beberapa tahun terakhir, khususnya 5 tahunini, dunia televise di Indonesia dapat dikatakan berkembang semakin pesat. Sebelum memasuki tahun 2000, jumlah stasiun televise nasional di Indonesia hanya 6 buah naumun begitu memasuki tahun 2000 jumlah tersebut melonjak menjadi 11 saluran televisi nasional ditambah dengan saluran tv lokal daerah yang mencapai 186. Dengan jumlah yang meningkat hampir 2 kali lipat tersebut,persaingan di dunia pertelevisian menjadi semakin ketat. Dulu saluran televisi selalu identic dengan TVRI, lalu dengan munculnya berbagai tv nasional swasta, paradigma tersebut perlahan-lahan berubah. Salah satu stasiun tv yang mendapat peminat yang cukup banyak adalah TRANS7. Sebagai stasiun tv yang baru hadir pada tahun 2001 dengan nama TV7  peminat yang begitu besar dapat dikatakan sebagai suatu prestasi. Tayangan-tayangan yang dihadirkan sangat beragam, mulai dari tayangan untuk anak-anak, remaja hingga dewasa. Selain itu tidak adanya tayangan sinetron merupakan langkah yang patut diberikan apresiasi tersendiri.

Sejarah

Trans7 berdiri dengan nama TV7 berdasarkan izin dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jakarta Pusat dengan Nomor 809/BH.09.05/III/2000 yang sahamnya sebagian besar dimiliki oleh Kompas Gramedia (KG) dan 12% dimiliki Bakrie & Brothers (perusahaan konglomerat milik Aburizal Bakrie yang memiliki antv). Pada tanggal 25 November 2001 keberadaan TV7 telah diumumkan dalam Berita Negara Nomor 8687 sebagai PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh. Pada 4 Agustus 2006Para Group melalui PT Trans Corpora resmi membeli 49% saham PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh. Dengan dilakukannya re-launch pada tanggal 15 Desember 2006, tanggal ini ditetapkan sebagai hari lahirnya Trans7. Direktur Utama Trans7 saat ini adalah Atiek Nur Wahyuni. Saat masih bernama TV7, kantor pusat TV7 berada di Wisma Dharmala Sakti Lantai 21 Jalan Jend. Soedirman Kavling 32 Jakarta 10220. Sejak TV7 resmi dibeli Trans Corp, TV7 mulai satu kantor dengan Trans TV. (dikutip dari Wikipedia)

 B.     Pembahasan

Tayangan televisiyang bermutu dan mendidik adalah dambaan dari setiap penduduk di Indonesia. Tontonan yang menjadi tuntunan, begitulah harapan masyarakat selama ini. Terlepas dari berbagai faktor yang mempengaruhi suatu tayangan, sudah selayaknya tayangan tidak hanya memberikan hiburan, namun mampu memberikan pesan moral yang baik dan dapat dijadikan contoh.

Analisa SWOT

 

Strenght:

 

 

Weakness:

  • tayangan yang terkadang kurang mendidik untuk anak kecil. (Opera Van Java, Bukan Empat Mata)
  • belum mampu menjangkau wilayah terpencil di Indonesia (wilayah Indonesia Timur, daerah Pegununan).
  • Tidak ada tayangan olahraga yang rutin, seperti sepakbola, tennis, ataupun bola basket.
Opportunity

  • menarik berbagai perusahaan untuk berkerjasama dalam memasarkan produknya karena kebutuhan informasi dan entertaiment yang banyak diminati semua orang dengan cara mudah.
  • dapat mengembangkan program tayangan yang lebih unik dibandingan stasiun televisi lainya.

 

Threats

  • berkembangnya perusahaan media televisi yang baru-baru dan dapat bersaing dengan media televisi yang sudah lama berdiri.
  • kurangnya kreafititas akan mengurangi minat para permirsa untuk menikmati program tayangan.
  • Jumlah kompetitor untuk acara pada segmentasi yang sama semakin banyak.

 

 

Dengan teridentifikasinya kekuatan, peluang, kelemahan dan ancaman, maka kita dapat membuat suatu strategi guna menghadapi persaingan. Dari berbagai faktor diatas, ancaman utama bagi sebuah stasiun tv adalah kurangnya kreativitas dalam menyajikan beraneka ragam acara (Lack of creativity). Dalam mengantisipasi ancaman ini, pihak stasiun tv sebaiknya mengedepankan pengembangan SDM (khususnya pada tim kreatif) sehingga akan selalu dapat menghadirkan sesuatu yang baru pada setiap tayangannya. Berikut ini adalah faktor yang dapat mempengaruhi pengembangan kreativitas.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan kreativitas:

  1. variabel SDM kreatif yaitu motivasi, bakat/minat, komunikasi, dan kompetensi;
  2. variabel pekerjaan kreatif yaitu pekerjaan, kepemimpinan, dan kewirausahaan;
  3. variabel konteks organisasi yaitu kinerja perusahaan, kebijakan, struktur dan budaya organisasi, serta sistem komunikasi;
  4. variabel lingkungan yaitu pemberdayaan sumberdaya eksternal, teknologi, persaingan, dan peraturan pemerintah;
  5. variabel inovasi produk yaitu desain, bahan, alat, dan pemanfaatan limbah batik.

Adanya faktor-faktor tersebut, maka perusahaan dapat menganalisis faktor apakah yang harus dibenahi agar dapat berdampak pada munculnya kreativitas. Contoh nyata yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan kepada tim kreatif agarselalu terpacu menunjukkan sisi kreatifnya. Dapat juga dilakukan dengan menambah jumlah anggota pada tim kreatif tetapi dengan latarbelakang keilmuan yang berbeda-beda, agar pemacu kreatifitas tersebut dapat berasal dari latar ilmu yang beragam.

Pada kekuatan yang dimiliki yaitu mempunyai jaringan media yang kuat, TRANS7 mempunyai keuntungan yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain. Keuntungan tersebut dapat berupa promosi yang dapat dilakukan secara besar-besaran untuk acaranya karena adanya kekuatan dari segi modal.

Namun dilihat pada kelemahannya, kurangnya tayangan olahraga yang rutin dapat mengakibatkan jumlahpenonton yang menurun. Pada periode 2004 – 2009, TRANS7 menanyangkan siaran sepakbola dari liga eropa yang mampu menarik perhatian penonton dalam jumlah besar. Namun setelah tayangan tersebut hilang, banyak kekecewaan dari penontonsehingga beralih ke stasiun tv yang lain. Untuk itu, sebaiknya pihak TRANS7 menayangkankembali siaran olahraga yang mampu menarik minat penonton tersebut.

C.     Kesimpulan

Berikut kesimpulan yang mampu ditarik dari analisis ini, yaitu pertama, mengembangkan kreativitas dari SDM, agar mampu menghadirkan beragam acara yang mampu menarik perhatian penonton. Kedua adalah Mengembalikan tayangan olahraga, khususnya sepakbola karenat terbukti mampu menghadirkan penonton dalam jumlah besar. Dari kedua faktor tersebut dan didukung dengan jaringan media yang kuat maka TRANS7 dapat selalu menjadi stasiuntelevisi favorit masyarakat.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: